Salah satu kunci sukses dalam penjualan suatu produk adalah kemasan yang menarik, baik dari segi bentuk maupun desain label. Kemasan merupakan wadah atau sarana pembungkus yang mempunyai fungsi ganda. Selain dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan pada saat pendistribusian barang, juga sangat berperan dalam menentukan keputusan konsumen untuk melihat atau bahkan membeli produk tersebut. Di sisi inilah kreativitas pelaku usaha untuk membuat bentuk dan desain kemasan yang unik, ergonomis, dan tetap memenuhi fungsi utamanya sebagai pelindung produk dari kerusakan.
Menurut Buerau, 1996, bahan kemas baik bahan logam, maupun bahan lain seperti bermacam-macam plastik, gelas, kertas dan karton seharusnya mempunyai 6 fungsi utama berikut ini :

  1. Menjaga produk bahan pangan tetap bersih dan merupakan pelindung terhadap kotoran dan kontaminasi lain.
  2. Melindungi makanan terhadap kerusakan fisik, perubahan kadar air dan penyinaran (cahaya).
  3. Mempunyai fungsi yang baik, efisiensi dan ekonomis khususnya selama proses penempatan makanan ke dalam wadah kemasan.
  4. Mempunyai kemudahan dalam membuka atau menutup dan juga memudahkan dalam tahap penanganan, pengangkutan, dan distribusi.
  5. Mempunyai ukuran, bentuk dan bobot yang sesuai dengan norma atau standar yang ada, mudah dibuang dan mudah dibentuk atau dicetak.
  6. Menampakkan identifikasi, informasi, dan penampilan yang jelas agar dapat membantu promosi atau penjualan.

Khusus untuk produk keripik buah, kemasan harus dapat mempertahankan kerenyahan keripik dalam waktu yang cukup lama. Kemasan keripik buah biasanya dari bahan food grade yang terbuat dari plastik, alumunium foil, atau kombinasi kertas dengan alumunium foil yang tertutup rapat. Jika menggunakan kemasan dengan bahan plastik PE, produk keripik memiliki umur simpan selama 3 bulan. Sedangkan kemasan dengan bahan aluminium foil, produk keripik memiliki umur simpan selama 9 bulan. Selain mempengaruhi lama umur simpan suatu produk, pemilihan bahan kemasan juga akan berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan harga jual.
Setelah memilih bahan kemasan, selanjutnya perlu menentukan bentuk kemasan dan desain label agar terlihat unik dan menarik serta meningkatkan nilai promosi dan branding. Dari segi bisnis, kemasan produk keripik dengan inovasi bentuk dan desain akan meningkatkan keuntungan bagi produsen karena harga jual lebih tinggi dari keripik dengan kemasan berbentuk biasa dalam ukuran yang sama.
Dapat ditarik kesimpulan. Kurang lebih ada tiga alasan utama mengapa desain kemasan penting dalam pemasaran keripik buah atau produk yang lain yaitu:

  1. Desain packaging dapat membentuk pola loyalitas konsumen dengan cara mempengaruhi psikologis dan emosional. Contohnya melalui warna, keunikan bentuk kemasan, ilustrasi dan layout.
  2. Desain kemasan juga sangat berpengaruh terhadap standar perusahaan dalam penetapan harga sebuah produk diluar produksi.
  3. Desain packaging dapat membuat sebuah produk mempunyai identitas yang membuatnya berbeda diantara produk lainnya sejalan dengan persaingan merk dagang yang semakin kompetitif.

Berikut beberapa contoh kemasan keripik buah:

Kemasan Aluminium Foil
Kemasan Alumunium Foil
Kemasan Kertas (luar) dan plastik (dalam)
Kemasan Kertas
Kemasan plastik
Kemasan plastik
Kemasan Kaleng
Kemasan Kaleng

Sumber gambar:

  1. Dok. pribadi
  2. Dok. pribadi
  3. http://warintek.slemankab.go.id
  4. http://kemasanukm.com

Tinjauan pustaka:
Bureau. G, Jl. Multon. 1996. Food Packaging Tech. Vol I. VCH Publishers. Inc. New York dikutip dari http://dosen.narotama.ac.id