Pemesanan mesin Vacuum Frying buatan kami dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Menghubungi customer service kami di nomer telp. (0341) 9481 481 atau 081 233 480 480 atau BlackBerry Messenger ke PIN BB 27BDA351.
  2. Mengirimkan PO (purchase order) via fax di nomer (0341) 531 963 atau email info@vacuumfrying.com.
  3. Melakukan pembayaran DP sebesar 50% via transfer ke rekening BCA a.n. Agrindo Cipta Mandiri CV.
  4. Melakukan konfirmasi pembayaran agar pesanan Anda bisa segera kami proses.

Ketentuan Pembayaran

Pada dasarnya produk kami dikategorikan menjadi produk yang berstatus indent (pesan dulu) dan produk yang berstatusready stock.

  1. Untuk produk yang berstatus indent, pembayaran dilakukan melalui 2 tahap:
    • Pembayaran uang muka sebesar 50% dari harga barang pada saat awal pemesanan.
    • Pelunasan pembayaran sebesar 50% dari harga barang ditambah biaya kirimnya pada saat barang selesai dibuat dan siap dikirimkan.
  2. Untuk produk yang berstatus ready stock, pembayaran dilakukan 100% di muka pada saat pemesanan.

Tentang Harga

Harga yang tercantum adalah harga franco Malang, biaya pengiriman barang sampai di alamat tujuan ditanggung oleh pembeli.

Jika pembeli menginginkan pelatihan, kami memberikan pelatihan dengan biaya GRATIS. Adapun biaya akomodasi dan transportasi pelatih ditanggung oleh pembeli.

Ketentuan Garansi

  1. Garansi Bebas Ongkos Servis selama 12 (dua belas) bulan. Berlaku sejak 15 (lima belas) hari setelah tanggal pengiriman.
  2. Selama masa garansi tidak dikenakan biaya servis, tidak termasuk akomodasi teknisi dan penggantian suku cadang.

Garansi Mesin Tidak Berlaku untuk hal-hal berikut ini:

  1. Kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan/kecerobohan dalam pemakaian karena tidak mengikuti Petunjuk Pemakaian (manual guide).
  2.  Kerusakan yang diakibatkan oleh perubahan voltage atau faktor-faktor diluar kekuasaan, misalnya: kebakaran, bencana alam, banjir atau sejenisnya.
  3. Mesin telah diperbaiki atau dirubah sedemikian rupa oleh pemilik atau pihak ketiga sehingga mempengaruhi kinerja dari mesin tersebut.
  4. Mesin mengalami kerusakan fisik (body) yang diakibatkan oleh pengangkutan atau transportasi.